Di mal mewah Kingdom Centre Mall yang berada di Riyadh, para petugas keamanan tampak teliti memeriksa tas-tas dan men-scanning para pengunjung dengan detektor logam, sebelum mengizinkan mereka masuk ke mal. Demikian dilansir kantor berita AFP, Kamis (23/4/2015).
Hal yang sama juga dilakukan di Akaria Mall dan kompleks perkantoran di pusat kota Riyadh. Para petugas keamanan memeriksa barang-barang bawaan setiap pengunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah tersebut dilakukan menyusul peringatan Kementerian Dalam Negeri Saudi pada Senin, 20 April lalu mengenai kemungkinan serangan terhadap pusat perbelanjaan ataupun fasilitas minyak.
Kekhawatiran akan kemungkinan serangan para jihadis di Saudi telah meningkat sejak September 2014 lalu, ketika Saudi ikut serta dalam serangan udara Amerika Serikat terhadap kelompok ISIS di Suriah.
Pada Maret lalu, Menteri Dalam Negeri Saudi Pangeran Mohammed bin Nayef memerintahkan keamanan nasional ditingkatkan, setelah kerajaan itu melancarkan serangan udara terhadap pemberontak Syiah Houthi di Yaman.
Pada 8 April lalu, dua polisi Saudi tewas ketika kendaraan patroli mereka ditembaki penyerang tak dikenal di Riyadh. Ini terjadi kurang dari dua pekan setelah dua polisi lainnya terluka dalam serangan serupa.
(ita/ita)











































