Rusia Persenjatai Irak dan Suriah untuk Bantu Melawan ISIS

Rusia Persenjatai Irak dan Suriah untuk Bantu Melawan ISIS

- detikNews
Kamis, 23 Apr 2015 13:37 WIB
Rusia Persenjatai Irak dan Suriah untuk Bantu Melawan ISIS
Ilustrasi
Moskow - Otoritas Rusia mengirimkan bantuan senjata kepada Irak dan Suriah untuk membantu melawan militan ISIS. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menyebut militan radikal tersebut sebagai ancaman utama bagi keamanan negaranya.

"ISIS merupakan musuh utama kami saat ini. Jika hanya karena ratusan warga Rusia, ratusan warga Eropa, ratusan warga Amerika bertempur bersama ISIS," ujar Lavrov dalam wawancara dengan tiga radio setempat, seperti dilansir Reuters, Kamis (23/4/2015).

"Mereka sudah kembali... dan untuk menyenangkan diri mereka bisa melakukan aksi keji di rumah," imbuhnya.

Rusia selama ini mengkritik serangan udara yang dilakukan koalisi Amerika Serikat terhadap target ISIS di Suriah dan Irak. Rusia mendorong AS untuk berkoordinasi dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam pertempuran melawan ISIS.

"Kami membantu baik Irak maupun Suriah, mungkin lebih efektif dari pihak lainnya, dengan mengirimkan suplai senjata kepada tentara dan penegak hukum," jelas Lavrov, tanpa memberikan penjelasan soal jenis senjata.

Militan ISIS hingga kini masih merajalela di wilayah Suriah dan Irak, meskipun menghadapi perlawanan oleh tentara dan milisi Irak yang dibantu serangan udara koalisi AS. Tidak hanya itu, militer AS juga melatih tentara dan milisi Irak dalam bertempur, agar lebih tangguh dalam melawan ISIS.

Sementara itu, Rusia sendiri masih harus menghadapi kelompok militan yang berbasis di wilayah North Caucasus yang didominasi warga muslim. Bahkan Presiden Vladimir Putin mengingatkan, bahwa negara-negara lain bisa menggunakan kelompok radikal untuk memperlemah Rusia.

Sedangkan hubungan antara Rusia dengan negara-negara Barat saat ini berada di titik rendah dalam beberapa dekade terakhir, terutama setelah krisis di Ukraina yang terus berkelanjutan.


(nvc/ita)


Berita Terkait