Koalisi yang dipimpin Arab Saudi menyatakan mengakhiri operasi militer ke Yaman, Selasa (21/4). Pengumuman ini disampaikan setelah Koalisi melakukan serangan udara selama 4 minggu.
"Operasi telah mencapai tujuannya...(termasuk) menghapus ancaman ke Arab Saudi dan negara-negara tetangga terkait senjata berat," begitu pernyataan Koalisi yang disiarkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA) seperti dilansir Reuters, Rabu (22/4/2015).
Koalisi menyatakan operasi tahap lanjutan bertujuan untuk melindungi warga sipil, memerangi terorisme dan memfasilitasi evakuasi warga asing termasuk mengoptimalkan bantuan kepada warga Yaman
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fase operasi lanjutan menurutnya dilakukan dengan kombinasi politik, diplomatik dan militer.
Akibat serangan udara Koalisi Arab Saudi, jumlah warga sipil yang tewas di Yaman bertambah menjadi 38 orang. Sebanyak 532 orang lainnya luka-luka dalam serangan pada Senin, 20 April tersebut.
Serangan udara Saudi ini menimbulkan ledakan-ledakan hebat yang menghancurkan rumah-rumah warga dan bangunan-bangunan di sekitarnya, termasuk KBRI.
(fdn/fdn)










































