Juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri, seperti dilansir AFP, Selasa (21/4/2015), menuturkan bahwa pelaku penusukan merupakan warga Yahudi Israel. Samri tidak menyebut identitas pelaku, namun hanya menyebutkan bahwa dia berhasil diamankan oleh kepolisian Israel.
Samri menambahkan, pelaku telah mengakui perbuatannya kepada polisi. "Pelaku mengklaim dirinya melakukan serangan ini untuk alasan nasionalis," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan korban yang merupakan warga Israel keturunan Arab diketahui berprofesi sebagai tukang bersih-bersih di Desa Kafr Manda, Galilee. Korban mengalami luka ringan di bagian bahu dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.
Ketegangan antara warga Yahudi dengan warga Arab yang tinggal di Israel semakin meningkat semenjak gempuran Israel di Gaza tahun lalu.
Tidak sedikit insiden serangan yang dilakukan pelaku tunggal (lone-wolf) asal Palestina terhadap warga Israel.
Komunitas Arab di Israel awalnya terdiri atas 160 ribu warga Palestina yang tetap tinggal di wilayah mereka, setelah Israel menduduki wilayah Palestina pada tahun 1948 lalu. Kini, setidaknya ada sekitar 1,3 juta warga Arab yang tinggal di Israel.
(nvc/nwk)











































