Pelaku menargetkan sebuah restoran kecil yang biasa didatangi pegawai pemerintah setempat. Restoran ini berjarak sekitar 1 kilometer dari istana kepresidenan di Mogadishu dan selalu ramai saat jam makan siang.
Disampaikan kepolisian setempat, seperti dilansir Reuters, Selasa (21/4/2015), ledakan ini dipicu dari sebuah mobil yang dipenuhi bahan peledak. Ledakan terjadi ketika restoran ini sedang ramai pengunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah korban tewas diperkirakan akan bertambah," terang Kolonel Polisi Osman Isbrahim yang ada di lokasi kejadian.
Kepolisian setempat meyakini ledakan ini merupakan serangan bom bunuh diri. Belum ada pihak maupun kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Namun selama ini, kelompok militan Al-Shabaab banyak mendalangi serangan bom dan aksi kekerasan di Somalia.
"Seorang polisi melepas tembakan untuk menghentikan mobil yang membawa bom tersebut, namun berakhir sia-sia. Polisi tersebut tewas dan mobil berisi bom menabrak gerbang restoran yang sibuk," imbuh polisi lainnya, Mayor Farah Hussein.
Pada Februari lalu, militan Al-Shabaab menyerang hotel mewah Central Hotel dan menewaskan 25 orang. Militan ini menggunakan bom mobil untuk menyerbu hotel, kemudian menembak petugas keamanan dan meledakkan bom bunuh diri.
(nvc/nwk)










































