Disampaikan Kepolisian Inggris, seperti dilansir Reuters, Senin (20/4/2015), remaja laki-laki ini ditangkap di kediamannya di Blackburn, Inggris bagian utara. Pada 2 April lalu, dia ditangkap atas kecurigaan merencanakan serangan terorisme. Namun kemudian pada Sabtu (18/4) waktu setempat, remaja ini kembali dijerat dakwaan keterlibatan terorisme.
Penangkapan yang kedua ini diduga kuat terkait rencana serangan yang hendak dilakukan di Australia pada peringatan ANZAC Day. ABG Inggris ini didakwa merencanakan atau mempersiapkan aksi terorisme setelah komunikasinya dengan seorang pria di Australia terbongkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Isi komunikasi tersebut masih dalam pemeriksaan secara menyeluruh dan menjadi fokus penyelidikan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Mole menegaskan bahwa remaja yang ditangkap tidak memberikan ancaman bagi publik di Inggris.
Sementara itu, otoritas Australia telah menangkap 5 pemuda terkait rencana serangan yang disebut-sebut terinspirasi ISIS ini. ANZAC merupakan kependekan dari Australian and New Zealand Army Corps, pasukan gabungan yang bertempur dalam Perang Dunia I di Gallipoli, kini wilayah Turki.
Lebih dari 60 ribu tentara Australia dan Selandia Baru ditugaskan di sana tahun 1915, namun sebanyak 11.500 tentara tidak pernah kembali ke negaranya. ANZAC Day merupakan peringatan nasional paling penting bagi Australia. Upacara peringatan ANZAC Day akan digelar pada 25 April mendatang secara nasional di wilayah Australia.
(nvc/ita)











































