Kelompok Sinai Province, yang merupakan afiliasi gerakan ekstrem ISIS, mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom yang terjadi di wilayah Semenanjung Sinai tersebut. Klaim tersebut disampaikan lewat akun Twitter resmi kelompok tersebut seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (20/4/2015).
Semenanjung Sinai berbatasan dengan Gaza, Israel dan Terusan Suez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratusan aparat keamanan Mesir telah tewas di Sinai akibat berbagai serangan kelompok militan sejak pertengahan 2013 lalu. Yakni ketika panglima militer Mesir saat itu, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi menggulingkan kekuasaan presiden terpilih Mohamed Morsi setelah aksi-aksi protes massal terhadap kepemimpinannya.
(ita/ita)











































