Disampaikan juru bicara Secret Service, Brian Leary, seperti dilansir CNN, Senin (20/4/2015), orang ini berusaha memanjat pagar Gedung Putih yang ada di sisi selatan pada Minggu (19/4) malam, sekitar pukul 22.25 waktu setempat.
Tidak disebutkan lebih lanjut nama maupun jenis kelamin pemanjat pagar Gedung Putih ini. Leary hanya menyebutkan bahwa orang ini masih dalam penahanan kepolisian setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, seorang sumber dari Secret Service menuturkan kepada CNN, paket yang dibawa orang ini telah diperiksa dan hasilnya menunjukkan paket ini tidak berbahaya. Tidak disebut lebih jelas isi paket tersebut.
Insiden semacam ini cukup sering terjadi kompleks Gedung Putih AS. Pekan lalu, seorang pejabat AS menuturkan kepada CNN, ada rencana untuk memasang paku baja sementara di ujung pagar perimeter Gedung Putih untuk menangkap para pemanjat nekat.
Jika jadi dilakukan, maka pemasangan paku baja ini akan menjadi langkah konkret dalam rangka melindungi kompleks Gedung Putih, sementara menunggu paku baja yang sebenarnya selesai dipasang.
Secret Service yang bertugas menjaga keamanan di kompleks Gedung Putih banyak memicu kritikan atas maraknya insiden yang terjadi akhir-akhir ini. Pada 4 Maret lalu, dua agen senior Secret Service yang dilaporkan mabuk, menabrak pagar pembatasan Gedung Putih dengan mobilnya.
Kemudian pada September 2014 lalu, seorang pria memanjat pagar Gedung Putih dan berhasil masuk ke halaman bahkan hingga membuka salah satu pintu Gedung Putih.
(nvc/ita)











































