5 Pria Ditangkap di Australia Rencanakan Serangan Teror Terinspirasi ISIS

5 Pria Ditangkap di Australia Rencanakan Serangan Teror Terinspirasi ISIS

- detikNews
Sabtu, 18 Apr 2015 13:14 WIB
5 Pria Ditangkap di Australia Rencanakan Serangan Teror Terinspirasi ISIS
Ilustrasi
Melbourne - Kepolisian Australia mengungkapkan lima pemuda yang ditangkap atas dakwaan terorisme, merencanakan serangan dalam acara mengenang tentara ANZAC yang mati dan berjasa bagi negara. Kepolisian menyakini rencana serangan ini terinspirasi oleh militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Bagian dari rencana serangan mereka termasuk menargetkan upacara peringatan ANZAC Day," demikian disampaikan dalam pernyatan gabungan kepolisian federal Australia dan kepolisian negara bagian Victoria, seperti dilansir AFP, Sabtu (18/4/2015).

ANZAC merupakan kependekan dari Australian and New Zealand Army Corps, sebuah pasukan gabungan yang bertempur dalam Perang Dunia I di Gallipoli, kini wilayah Turki. Lebih dari 60 ribu tentara Australia dan Selandia Baru ditugaskan di sana pada tahun 1915, namun sebanyak 11.500 tentara tidak pernah kembali ke negaranya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ANZAC Day merupakan peringatan nasional paling penting bagi Australia. Upacara peringatan ANZAC Day akan digelar pada 25 April mendatang, secara nasional di wilayah Australia.

Kepolisian Australia meyakini bahwa serangan teror yang direncanakan lima pemuda ini berkaitan dengan pisau tajam, bahkan dilaporkan melibatkan sebuah pedang. Meskipun belum ada bukti langsung yang menunjukkan bahwa para tersangka akan melakukan serangan pemenggalan, yang merupakan metode pembunuhan yang biasa dilakukan militan seperti ISIS.

"Pada tahap ini, kami tidak memiliki informasi bahwa serangan melibatkan rencana pemenggalan. Tapi ada petunjuk soal rencana serangan terhadap polisi," terang Pelaksana Tugas Wakil Kepala Kepolisian Victoria, Komisioner Shane Patton dalam konferensi pers.

"Beberapa bukti yang dikumpulkan dari beberapa lokasi dan sejumlah informasi yang kami dapatkan membawa kita meyakini bahwa rencana serangan ini terinspirasi oleh ISIS," imbuhnya.

Lima pemuda ditangkap kepolisian setempat dalam penggerebekan dan penggeledahan di sejumlah lokasi di Melbourne, Sabtu (18/4). Sedikitnya 200 polisi dikerahkan dalam penggerebekan tersebut. Dua tersangka di antaranya, yang masih berusia 18 tahun, dijerat dakwaan terorisme. Sedangkan tiga pelaku lainnya ditangkap terkait kepemilikan senjata api.

(nvc/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini