Ancaman bom diterima ketika pesawat tengah mengudara di atas wilayah udara Bulgaria pada Jumat (17/4) waktu setempat. Untungnya, ancaman bom tersebut tidak terbukti kebenarannya. Demikian seperti disampaikan pihak maskapai Turkish Airlines dan dilansir AFP, Sabtu (18/4/2015).
Pihak maskapai menyatakan, pesawat terpaksa terbang kembali ke bandara Istanbul sebagai langkah pencegahan setelah muncul peringatan soal ancaman bom. Pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Istanbul. Seluruh penumpang turun dari pesawat tanpa luka sedikitpun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyelidikan yang dilakukan di dalam pesawat telah selesai dan hasilnya jelas menunjukkan bahwa ancaman bom itu palsu," jelas pihak maskapai.
Laporan menyebutkan, peringatan muncul setelah adanya temuan pesan tertulis yang memperingatkan soal adanya bom di dalam pesawat. Namun tidak diketahui pasti siapa yang ada di balik pesan tertulis.
Insiden semacam ini bukan yang pertama kali melanda pesawat Turkish Airlines. Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah pesawat Turkish Airlines terpaksa terbang memutar atau melakukan pendaratan darurat akibat ancaman bom palsu.
(nvc/gah)











































