Tentara dari 173rd Airborne Brigade ini tiba di Yavoriv, Ukraina, pada Selasa (14/4) dan Rabu (15/4) waktu setempat. Mereka akan bertugas selama 6 bulan untuk melatih tiga batalion tentara Ukraina. Demikian disampaikan militer AS dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Jumat (17/4/2015).
Tentara AS ini akan melatih Garda Nasional Ukraina (NGU), tentara cadangan yang dibentuk tahun 2014 untuk membawa para relawan dan milisi di bawah kendali pemerintah Ukraina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah AS untuk mengerahkan tentara ke Ukraina ini, kemungkinan besar akan membuat marah Rusia dan berpotensi memicu konflik antara pihak-pihak yang setia dengan Ukraina dan yang setia terhadap Rusia.
Negara-negara Barat, termasuk AS, menuding Rusia mengirimkan senjata terhadap separatis pro-Rusia yang menguasai beberapa wilayah di Ukraina Timur. Tudingan ini telah dibantah mentah-mentah oleh Rusia.
Pertempuran antara tentara Ukraina dan separatis pro-Rusia masih terus berlangsung, meskipun ada kesepakatan gencatan senjata pada Februari lalu. Sejauh ini, menurut PBB, konflik di Ukraina Timur ini sudah menewaskan lebih dari 6 ribu orang.
(nvc/nrl)










































