Milrad dan Johnson hanya ingat mereka berpartisipasi dalam proyek video tentang perubahan besar. Namun mereka tidak tahu sama sekali jika video mereka akan ditampilkan dalam video kampanye mantan Menteri Luar Negeri AS ini. Teman-teman mereka memberitahu mereka soal kemunculan pasangan gay ini dalam video kampanye tersebut.
"Kami berdua sedang pergi keluar berbelanja, mengurus undangan pernikahan," tutur Milrad kepada AFP, Senin (13/4/2015), yang mengaku sangat senang bisa menjadi bagian dari video kampanye Hillary.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milrad mengaku senang atas dukungan publik terhadap pernikahan sesama jenis telah meningkat bahkan hingga muncul dalam kampanye calon presiden.
Pasangan gay ini hanyalah salah satu dari beragam aspirasi rakyat AS yang ditampilkan dalam iklan kampanye Hillary. Terdapat juga kakak-beradik yang berbicara dalam bahasa Spanyol yang hendak memulai bisnis, seorang ibu yang tengah mencari pekerjaan, mahasiswa keturunan Asia-Amerika dan pasangan suami-istri Afrika-Amerika yang tengah menanti kelahiran anak mereka.
"Setiap hari, warga Amerika membutuhkan seorang juara dan saya ingin menjadi juara itu," ucap Hillary dalam video kampanyenya.
"Jadi saya turun ke jalan untuk mendapatkan suara Anda," imbuhnya.
Dalam video kampanye ini, Hillary hanya tampil kurang dari separuh durasi video. Video ini menjadi pengumuman resmi pencalonan Hillary sebagai kandidat presiden AS dari Partai Demokrat untuk pemilu tahun 2016 mendatang.
Di sisi lain, video ini juga disebut-sebut lebih baik dari video kampanye Hillary yang pertama yang diluncurkan sekitar 7 tahun lalu, yang menampilkan Hillary duduk di sofa sambil berbicara soal berakhirnya perang Irak, defisit yang semakin menurun dan memperluas layanan kesehatan.
(nvc/ita)











































