Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah di Cleveland pada Minggu, 12 April sore waktu setempat. Kepala kepolisian Cleveland, Calvin Williams mengatakan kepada para wartawan seperti dilansir News.com.au, Senin (13/4/2015), para penyelidik masih berupaya memastikan darimana senjata api itu berasal.
Detail kejadian mengenaskan itu belum dirilis kepolisian setempat. Namun Williams mengatakan, setidaknya satu orang dewasa ada di rumah tersebut saat kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketertarikan yang kita punya dengan pistol, bukan cuma di kota ini tapi juga di negara itu, harus dihentikan. Ini kehilangan nyawa yang tidak masuk akal," tandasnya.
Menurut situs Cleveland.com, bayi laki-laki malang itu sempat dilarikan ke rumah sakit usai terkena tembakan. Namun dia dinyatakan telah meninggal setibanya di rumah sakit.
Dilaporkan bahwa ibu bayi tersebut terdengar menjerit keras setelah mendapati bayinya tertembak. Menurut para tetangga, wanita itu tinggal di rumah tersebut bersama setidaknya tiga anak-anak.
(ita/ita)










































