ISIS Sandera 50 Warga Sipil Suriah, Termasuk 21 Wanita

ISIS Sandera 50 Warga Sipil Suriah, Termasuk 21 Wanita

- detikNews
Jumat, 10 Apr 2015 15:47 WIB
ISIS Sandera 50 Warga Sipil Suriah, Termasuk 21 Wanita
militan ISIS (AFP)
Damaskus, - Kelompok radikal ISIS terus merajalela. Para militan ISIS menyandera setidaknya 50 warga sipil dalam serangan ke sebuah desa di Suriah. Mereka diculik dari desa Mabujeh di provinsi Hama pada 31 Maret lalu.

Demikian disampaikan kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (10/4/2015).

Menurut kepala Observatory, Rami Abdel Rahman, berita penculikan tersebut tadinya sengaja dirahasiakan karena negosiasi pembebasan mereka sedang berlangsung. Namun kini pembicaraan tersebut terhenti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 10 orang dari mereka yang diculik ISIS tersebut, termasuk enam wanita, adalah penganut Ismaili, sekte minoritas yang merupakan cabang dari aliran Syiah. Sisanya sebanyak 40 orang lainnya adalah warga Sunni, termasuk setidaknya 15 wanita.

"Ada kekhawatiran bahwa wanita-wanita itu dijadikan sebagai budak," tutur Abdel Rahman kepada AFP.

Dikatakannya, penganut Ismaili diculik karena karena ISIS menganggap mereka sebagai "kafir". Sementara warga Sunni -- meskipun mereka berasal dari sekte yang sama dengan ISIS -- diculik karena ISIS menganggap mereka "loyal kepada Ismaili".

Mabujeh memiliki populasi yang terdiri dari Sunni, Ismaili dan Alawite, cabang lain dari Syiah yang merupakan sekte Presiden Suriah Bashar al-Assad dan klannya.

Sebelumnya pada 31 Maret lalu, ISIS mengeksekusi mati setidaknya 37 warga sipil di Mabujeh, termasuk dua anak-anak. Menurut Observatory, mereka dibakar, dipenggal dan ditembak mati.

(ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads