"Agresi oleh Arab Saudi terhadap Yaman dan rakyatnya yang tak bersalah adalah sebuah kesalahan," tegas Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi Iran seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (9/4/2015).
"Ini kejahatan dan genosida yang bisa diadili di pengadilan internasional," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konflik di Yaman terjadi setelah kubu pemberontak Houthi melengserkan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi. Hadi kemudian berupaya mempertahankan kekuasaannya dengan mengungsi dari ibukota Sanaa dan mendirikan pusat pemerintahan di kota Aden. Operasi militer Saudi ini mulai dilakukan setelah Houthi terus bergerak mendekati kota Aden, dan ini dikhawatirkan akan mengancam keselamatan Presiden Hadi.
Sepak terjang kaum Houthi telah membangkitkan dugaan Saudi, bahwa aksi mereka disokong oleh pemerintah Iran, yang juga beraliran Syiah. Namun, baik kaum Houthi dan Iran menepis dugaan tersebut. Meski demikian, ada kekhawatiran bahwa operasi militer Saudi dkk akan memicu konflik baru yang menyeret Iran.
(ita/ita)










































