"Gangguan diharapkan terjadi di seluruh wilayah negara ini," demikian pernyataan otoritas penerbangan sipil Prancis DGAC seperti dilansir AFP, Rabu (8/4/2015).
DGAC meminta para maskapai untuk membatalkan 40 persen jadwal penerbangan yang rutenya terkena dampak, sebagai langkah pencegahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serikat operator ATC terbesar di Prancis, SNCTA, juga mendorong aksi mogok kerja pada 16-18 April dan 29 April hingga 2 Mei mendatang.
Aksi ini, menurut SNCTA, bertujuan untuk menyerukan dialog soal operasional kerja dan soal usia pensiun, yang kini ditetapkan pada usia 59 tahun untuk para operator ATC di Prancis.
SNCTA sebenarnya sudah merencakan aksi mogok kerja ini sejak lama, namun dibatalkan demi menghormati tragedi jatuhnya pesawat Germanwings di Fernch Alps, bulan lalu, yang menewaskan 150 penumpang dan awaknya.
(nvc/nrl)











































