Mantan pejabat bernama Ji Jianye ini, menjabat sebagai wali kota Nanjing dari tahun 2010 hingga dia dicopot pada Oktober 2013 lalu. Pengadilan di kota Yantai juga menyita aset milik Ji bernilai puluhan juta Yuan, termasuk sebuah mobil mewah Dodge dan lukisan mahal bernilai 30 ribu yuan (Rp 62 juta). Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (7/4/2015).
Karier politik Ji mulai menanjak sejak awal tahun 1990-an di wilayah Jiangsung. Dia sempat menjabat di berbagai kota termasuk di kota kelahiran mantan Presiden China Jiang Zemin, yakni Yangzhou, sebelum akhirnya menjabat wali kota Nanjing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ji merupakan pejabat senior terbaru dari pemerintahan Presiden Xi yang dihukum penjara terkait korupsi. Semasa menjabat, Presiden Xi berupaya keras melawan praktik korupsi yang mengakar di dalam pemerintahan.
Dia bahkan bersumpah akan mengejar pejabat level bawah hingga pejabat tinggi atau yang disebutnya 'macan' yang terlibat korupsi.
Selain Ji, masih ada pejabat tinggi China lainnya, yakni mantan kepala dinas keamanan domestik Zhou Yongkang yang juga terlibat kasus korupsi. Pada Jumat (3/4) lalu, otoritas China baru saja mendakwa secara resmi Zhou atas dakwaan berlapis, mulai dari penyuapan, penyalahgunaan wewenang dan pembocoran rahasia negara.
Sejauh ini, Zhou merupakan pejabat pemerintah paling senior yang diadili dalam kasus korupsi di China.
(nvc/ita)











































