Temuan ini terjadi ketika polisi mendatangi rumah tersebut pada Senin (6/4) waktu setempat, untuk memeriksa kondisi sang ayah yang dilaporkan tidak masuk kerja. Atasan sang ayah menghubungi polisi setempat karena khawatir dengan salah satu pekerjanya yang tidak masuk kerja tanpa alasan jelas.
Ketika polisi mendatangi rumahnya, polisi mendapati sebuah mobil diparkir di depan rumah, tapi tidak ada jawaban ketika pintu diketuk. Sang pemilik rumah sewaan itu lantas membawa kunci cadangan dan membuka pintu rumah tersebut. Demikian seperti dilansir CNN, Selasa (7/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keller menambahkan, aliran listrik di dalam rumah tersebut berasal dari sebuah generator. Saat ditanya apakah kematian 8 orang ini dipicu oleh keracunan karbon monoksida, Keller enggan mengomentari.
"Kami memiliki beberapa dugaan (tentang apa yang sebenarnya terjadi)," sebut Keller.
"Saya tidak bisa mengatakannya hingga pemeriksa medis mengkonfirmasinya," imbuhnya.
Ibunda dari anak-anak yang tewas tersebut telah diberitahu mengenai insiden ini. Tidak disebutkan lebih lanjut keberadaan sang ibu saat kejadian. Otoritas setempat masih enggan merilis identitas korban.
Lebih lanjut, Keller mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan informasi detail soal insiden ini, sebelum penyebab kematiannya dipastikan otoritas setempat. Autopsi terhadap jasad korban masih akan dilakukan pada Selasa (7/4) waktu setempat.
(nvc/ita)











































