Menurut saksi mata Simeon Buba seperti dilansir Reuters, Selasa (7/4/2015), para penyerang tiba dengan menggunakan beberapa mobil di desa terpencil Kwajafa. Mereka berpura-pura sebagai pendakwah yang akan berceramah mengenai Islam.
Para penyerang menyuruh warga desa di sebuah masjid untuk menyampaikan dakwah. Namun begitu warga berkumpul, para militan Boko Haram menembaki membabi-buta warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu mereka membakar rumah-rumah, membakar separuh desa sebelum mereka pergi," ujar Ali.
Kwajaffa terletak di bagian selatan Borno. Ini merupakan salah satu wilayah yang paling terkena dampak pemberontakan Boko Haram yang telah berlangsung enam tahun.
(ita/ita)











































