Kepolisian Greater Manchester dalam pernyataannya seperti dilansir Reuters, Senin (6/4/2015), menyatakan dua remaja yang berasal dari Blackburn dan Manchester ini ditangkap secara terpisah, pada Kamis (2/4) dan Jumat (3/4) lalu.
Penangkapan keduanya merupakan bagian dari penyelidikan terorisme yang tengah dilakukan kepolisian. Namun sayangnya tidak disebut lebih lanjut kasus terorisme yang dimaksud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan si remaja perempuan ditangkap karena dicurigai ikut terlibat dalam persiapan sebuah aksi terorisme. Tidak dijelaskan lebih lanjut hubungan antara kedua remaja yang ditangkap ini.
Dalam pernyataannya, kepolisian hanya menegaskan bahwa dua remaja ini tidak terkait dengan kasus yang menyeret 9 warga Inggris yang ditangkap otoritas Turki pada awal pekan ini, ketika hendak menyeberang ke Suriah.
Sejak tahun lalu, otoritas Inggris terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap terorisme. Muncul juga kekhawatiran terhadap warga Inggris yang telah diradikalisasi lalu pergi berjihad ke Suriah dan Irak, dan kemudian pulang ke negara asalnya karena mereka berpotensi melakukan serangan teror.
Dinas keamanan Inggris memperkirakan sekitar 600 warga Inggris telah bergabung dengan militan di Suriah dan Irak. Sekitar separuh dari jumlah tersebut, diyakini telah pulang kembali ke Inggris.
(nvc/nwk)











































