Seperti dilaporkan kantor berita Suriah, SANA dan dilansir Reuters, Senin (6/4/2015), ISIS memasang bahan peledak di dalam gereja bernama Church of the Virgin Mary di Tel Nasri, yang merupakan desa Kristen Asiria yang menjadi lokasi pertempuran misili Kurdi dan Kristen dengan ISIS.
Ledakan ini terjadi tepat saat perayaan Paskah di gereja tersebut, pada Minggu (5/4) waktu setempat. Namun SANA melaporkan, tidak ada korban tewas akibat ledakan ini. Menurut SANA, hingga kini ISIS masih menguasai wilayah Tel Nasri yang ada di Provinsi Hassaka tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Church of the Virgin Mary merupakan salah satu dari tiga gereja besar di Tal Nasri. Gereja ini dibangun tahun 1934 silam, tapi kemudian direnovasi dan dibuka kembali tahun 2005.
Pada Februari lalu, ISIS juga menyerang dan membakar gereja bersejarah Tal Hurmoz, yang merupakan salah satu gereja tertua di Suriah. Tidak hanya itu, ISIS juga menghancurkan tiga gereja lainnya di kota Tal Tamer di Hassaka.
Sejumlah bangunan bersejarah dan situs arkeologi, termasuk enam situs yang masuk daftar UNESCO World Heritage Sites di Suriah, juga dirusak ISIS.
(nvc/ita)











































