"Dia memiliki ketertarikan pada Pegunungan Alpen hingga menjadi sebuah obsesi. Aku yakin dia tahu lokasi kecelakaan karena dia pernah terbang diatasnya," ujar Dieter Wagner, yang merupakan rekan Lubitz kepada surat kabar Le Parisien seperti dilansir news.com.au, Sabtu (28/3/2015).
Lubitz juga dikenal sebagai pencinta terbang layang dan pernah ambil bagian dalam sebuah kelas terbang yang dikelola klub terbangnya di sekitar wilayah Pegunungan Alpen. Dengan pengalamannya yang pernah berkali-kali terbang di atas Pegunungan Alpen, Dieter yakin Lubitz mengetahui pasti seluk beluk lokasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika aku mendengar kabar kecelakaan pesawat, ada rekaman pembicaraan Lubitz yang terngiang di kepalaku. Saat itu dia berkata 'Suatu hari nanti aku akan melakukan sesuatu yang dapat mengubah sistem dan semua orang akan mengingat namaku. Aku tak tahu maksud pembicaraannya apa saat itu, namun semua jelas ketika kecelakaan pesawat terjadi," jelasnya.
Dirinya meninggalkan Lubitz karena pria 28 tahun tersebut karena kerap berperilaku aneh, dan berakhirnya hubungan mereka ternyata mengganggu Lubitz secara emosional.
(rni/ndr)











































