Pertama dalam 7 Tahun, Pakistan Gelar Parade Hari Republik

Pertama dalam 7 Tahun, Pakistan Gelar Parade Hari Republik

- detikNews
Senin, 23 Mar 2015 16:56 WIB
Pertama dalam 7 Tahun, Pakistan Gelar Parade Hari Republik
thenews.com.pk
Islamabad - Pertama kali dalam 7 tahun, Pakistan menggelar parade Hari Republik. Parade ini menampilkan pameran perlengkapan militer Pakistan, yang menyimbolkan kekuatan perang negara yang masih bertempur melawan Taliban itu.

Parade yang diberi nama Pakistan Day digelar dengan pengamanan ketat. Jaringan telepon genggam di sekitar lokasi parade diblokir sebagai langkah pencegahan serangan militan, yang seringkali menggunakan sinyal telepon genggam untuk meledakkan bom jarak jauh.

Seperti dilansir Reuters, Senin (23/3/2015), tidak pernah ada parade yang digelar di Pakistan sejak tahun 2008 lalu, karena militer negara tersebut sibuk memerangi Taliban yang banyak memicu serangan teror.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun militer Pakistan baru-baru ini mengklaim, militan setempat sibuk melarikan diri semenjak militer melancarkanncurkan operasi memberantas militan di wilayah Khyber dan North Waziristan, dekat perbatasan Afghanistan sejak tahun lalu.

Perdana Menteri Nawaz Sharif yang juga hadir dalam parade ini, memberikan pernyataan yang isinya peringatan bagi setiap ancaman yang muncul terhadap setiap elemen pemerintah Pakistan.

"Pakistan memutuskan untuk menebus janji kepada pendiri negara ini, bahwa kami akan melindungi tanah ini," tutur PM Sharif.

Parade ini diawali dengan tembakan salvo, dan kemudian jet tempur Pakistan tampil melakukan akrobatik di udara. Lalu tim penerjun payung menunjukkan keahliannya dengan terjun dari wilayah perbukitan Margalla.

Parade yang banyak menampilkan perlengkapan dan keahlian militer Pakistan ini, disinyalir memiliki pesan khusus bagi negara tetangga mereka, India yang selama ini memiliki hubungan tidak akur dengan Pakistan.

Kedua negara telah bersitegang sejak meraih kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1947 lalu. Faktor ketidakpercayaan antara kedua negara menjadi faktor di balik semakin tegangnya hubungan kedua negara.

Hubungan antara Pakistan dan India semakin buruk setelah insiden serangan teror di Mumbai pada tahun 2008 lalu, di mana India selalu menyalahkan militan Pakistan di balik serangan tersebut. Pertikaian soal wilayah Kashmir yang terletak di perbatasan kedua negara juga semakin menyumbang ketegangan.

"Saya telah menulis pesan kepada PM Pakistan Nawaz Sharif, menyampaikan salam saya," ucap PM India Narendra Modi menanggapi parade di Pakistan via akun Twitter-nya.

"Ini adalah keyakinan saya yang teguh, bahwa semua isu luar biasa bisa diselesaikan melalui dialog bilateral dalam suasana yang bebas dari teror dan kekerasan," imbuhnya.


(nvc/ita)


Berita Terkait