Seperti dilansir media Singapura, Straits Times, Senin (23/3/2015), PM Cameron memuji kiprah Lee Kuan Yew dalam memajukan negaranya menjadi negara makmur dunia. PM Cameron mengaku sangat berduka mengetahui kepergian bapak bangsa Singapura itu.
"Menjadi salah satu kisah sukses dalam dunia modern kita," puji PM Cameron mengenai kiprah Lee Kuan Yew dalam membangun Singapura menjadi negara maju.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PM Cameron kemudian menceritakan bagaimana mendiang PM Inggris dan mantan pemimpin Partai Konservatirf Margaret Thatcher sangat mengagumi sosok Lee Kuan Yew.
"Beliau (Thatcher) pernah mengatakan bahwa tidak ada perdana menteri yang lebih dikaguminya dari Lee atas 'kekuatan dari keyakinannya, kejelasan dari pandangannya, ketegasan dari pidatonya dan visinya ke depan'," ucap PM Cameron.
"Tempat beliau dalam sejarah sudah terjamin," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Barack Obama memuji sosok Lee Kuan Yew sebagai tokoh besar sejarah. Obama juga menyebut Lee Kuan Yew sebagai pemimpin luar biasa dunia.
Kondisi kesehatan Lee Kuan Yew semakin memburuk semenjak dirawat di Singapore General Hospital (SGH) pada 5 Februari lalu, karena menderita penyakit pneumonia parah. Ayah dari PM Singapura Lee Hsien Loong ini tutup usia pada usia 91 tahun pada Senin (23/3) dini hari, sekitar pukul 03.18 waktu setempat.
(nvc/asp)











































