Disampaikan kepolisian setempat, seperti dilansir AFP, Sabtu (21/3/2015), anak-anak yang menjadi korban tewas dalam insiden ini berusia antara 5 tahun hingga 14 tahun. Mereka belum bisa diidentifikasi identitasnya.
Namun diyakini anak-anak tersebut masih memiliki hubungan darah. "Sangat mungkin," tutur kepolisian setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Api mulai membakar rumah tersebut pada Sabtu (21/3) dini hari waktu AS. Diduga, penghuni rumah itu masih tertidur saat kebakaran terjadi.
"Saya mendengar seorang wanita berteriak, 'Anak-anak saya ada di sana. Keluarkan mereka, keluarkan mereka!'," tutur salah satu tetangga korban, Nate Weber kepada New York Post.
Weber menuturkan, dirinya kemudian melihat anak-anak ditandu keluar dari rumah yang terbakar tersebut. "Saya tahu ini berita buruk... Saya hanya memalingkan wajah. Saya tidak ingin melihatnya," imbuhnya.
Kepolisian setempat menyatakan, penyebab kebakaran ini masih terus diselidiki.
(nvc/ita)











































