Pria bernama Richard White ini menyerang petugas keamanan perbatasan dengan golok, hingga memutus lengan sebelah kanan petugas keamanan itu. White juga menyerang dua petugas keamanan lainnya dengan semprotan serangga.
Demikian disampaikan Sheriff Jefferson Parish, Newell Normand seperti dilansir AFP, Sabtu (21/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Normand menjelaskan, tiga agen TSA (Transportation Security Administration) diserang saat pemeriksaan keamanan di dekat boarding gate. Serangan ini memicu kepanikan di bandara. Para calon penumpang berlarian ketika suara tembakan terdengar.
Dilaporkan satu penumpang mengalami luka-luka akibat terkena tebasan golok, sedangkan beberapa orang lainnya mengalami luka ringan. Menurut Normand, belum diketahui pasti motif White melakukan serangan ini.
"Kami belum mendapat informasi hingga saat ini... mengenai keterkaitan antara pelaku dengan siapapun di bandara," ucapnya.
"Kami tidak tahu apakah pelaku merupakan salah satu penumpang, tapi kami menduga bukan," imbuhnya.
Normand menambahkan, White diketahui bekerja sebagai sopir taksi yang baru-baru ini mendapatkan sertifikatnya. Dia juga tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.
(nvc/gah)











































