Jet-jet Tempur Pemerintah Libya Bombardir Bandara di Tripoli

Jet-jet Tempur Pemerintah Libya Bombardir Bandara di Tripoli

- detikNews
Jumat, 20 Mar 2015 17:15 WIB
Tripoli, - Pesawat-pesawat tempur milik pemerintah Libya yang diakui internasional, membombardir satu-satunya bandara komersial yang beroperasi di Tripoli, ibukota Libya. Serangan ini menyebabkan penundaan keberangkatan delegasi dari parlemen rival untuk menghadiri pembicaraan damai PBB.

Serangan udara di bandara Matiga pada Kamis, 19 Maret waktu setempat itu, merusak landasan. Namun upaya perbaikan tengah dilakukan dan diperkirakan akan selesai dalam beberapa jam. Matiga merupakan pangkalan militer yang digunakan untuk penerbangan komersial, setelah bandara utama ditutup menyusul pertempuran sengit beberapa waktu lalu.

Belum ada laporan jatuhnya korban dalam insiden ini. Demikian disampaikan juru bicara bandara Matiga seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (20/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jet-jet tempur melancarkan serangan udara di bandara Matiga dini hari tadi yang merusak landasan," ujar juru bicara bandara Abdulsalam Buamoud.

Serangan udara itu menunda keberangkatan delegasi dari Tripoli menuju Maroko untuk mengikuti pertemuan yang digelar PBB. Pertemuan itu untuk membujuk pihak-pihak yang bertikai di Libya agar membentuk pemerintahan nasional.

Libya saat ini tengah berada dalam perebutan kekuasaan antara dua pemerintah dan dua parlemen yang bertarung untuk menguasai negara Afrika Utara itu. Perdana Menteri (PM) Libya, Abdullah al-Thinni yang diakui internasional dan parlemen terpilih telah mengungsi ke wilayah Libya timur, sejak kelompok bersenjata menguasai Tripoli beberapa waktu lalu. Kelompok tersebut kemudian membentuk pemerintahan dan parlemen sendiri.

Menurut Mohamed El Hejazi, juru bicara pasukan pendukung PM Thinni, serangan ini dilakukan sebagai "bagian dari perang melawan terorisme, yang akan terus berlangsung sampai Libya bebas dari terorisme".

(ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads