Berencana Bunuh Teman Sekolah, 5 Remaja AS Ditangkap

Berencana Bunuh Teman Sekolah, 5 Remaja AS Ditangkap

- detikNews
Jumat, 20 Mar 2015 16:19 WIB
Berencana Bunuh Teman Sekolah, 5 Remaja AS Ditangkap
Ilustrasi (Reuters)
Arizona - Lima remaja di Tucson, Arizona, Amerika Serikat diadili karena merencanakan pembunuhan teman sekolah mereka. Parahnya, rencana pembunuhan ini dibahas di sekolah, saat makan siang bersama.

Seperti dilansir CNN, Jumat (20/3/2015), lima siswa dari Flowing Wells High ini ditangkap polisi dan dijerat dakwaan berkonspirasi untuk melakukan pembunuhan. Rencana jahat ini terbongkar ketika seorang remaja lainnya dari sekolah yang sama, melapor kepada pihak sekolah.

Pihak sekolah lantas melaporkan rencana pembunuhan ini kepada polisi setempat. Ditambah, ada laporan siswa yang membawa pisau ke sekolah. Juru bicara kepolisian setempat, Sersan Pete Dugan menuturkan, otoritas sekolah berhasil menemukan siswa yang membawa senjata sebelum polisi datang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Detektif memutuskan bahwa tidak hanya ada rencana, namun kelima siswa itu juga dicurigai bertemu pada pagi hari dan kemudian saat makan siang untuk membahas rencana detail," tutur Dugan.

"Setiap pertemuan semakin mendalam proses perencanaannya, dan pertemuan terakhir ketika mereka memutuskan untuk membawa senjata. Mereka bahkan memutuskan lokasi pembunuhan, suatu tempat di sekolah. Pertemuan-pertemuan ini berlangsung selama sekitar seminggu," imbuhnya.

Tidak disebut lebih lanjut identitas korban. Namun Dugan menyatakan, kelima remaja ini mengenal korban yang menjadi targetnya. Sedangkan lima remaja ini terdiri atas dua remaja putri dan tiga remaja putra.

"Ini bukan aksi acak. Mereka menargetkan seseorang yang bergaul dalam kelompok yang sama dengan mereka. Seseorang yang memiliki masalah dengan mereka dan memutuskan untuk membunuh," sebutnya.

Tidak disebutkan lebih lanjut mengenai motif dan masalah yang memicu niat kelima remaja ini untuk membunuh teman mereka.

Kini, kelima remaja ini mendekam di dalam Pima County Jail. Mereka diidentifikasi sebagai Christopher Gibson (18), Anastasia Lakin (17), Jessica Good (17), Gabriel Quiroga (15) dan Andrew Totten (15).

"Kami berhasil menghentikannya sebelum terjadi, dan kasus ini sampai pada titik di mana kita pikir ini akan terjadi," tandas Dugan.


(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads