Demikian disampaikan Pentagon seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (20/3/2015). Serangan-serangan itu telah menghantam ribuan target termasuk tank, infrastruktur minyak dan posisi-posisi tempur.
Disebutkan Pentagon, serangan-serangan yang telah dilancarkan militer AS itu mencapai 80 persen dari total serangan udara yang dilakukan koalisi internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari 60 negara ikut serta dalam koalisi internasional memerangi ISIS tersebut. AS, Australia, Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Yordania, Belanda dan Inggris melakukan serangan-serangan udara di Irak. AS, Bahrain, Yordania, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melancarkan serangan udara di Suriah.
Juru bicara Pentagon, Kolonel Steve Warren mengkonfirmasi, militer AS dan Irak juga menjatuhkan selebaran-selebaran propaganda di kota Mosul untuk menghambat dukungan bagi ISIS dan upaya-upaya rekrutmennya.
(ita/ita)











































