ISIS Dalangi Penembakan Museum Tunisia, Pelaku Pernah Dilatih di Libya

ISIS Dalangi Penembakan Museum Tunisia, Pelaku Pernah Dilatih di Libya

- detikNews
Jumat, 20 Mar 2015 11:33 WIB
ISIS Dalangi Penembakan Museum Tunisia, Pelaku Pernah Dilatih di Libya
Foto: AFP
Tunis, - Kelompok radikal ISIS telah mengklaim mendalangi penembakan brutal di museum nasional Tunisia yang menewaskan belasan turis asing. Dua pelaku penembakan diketahui pernah mengikuti pelatihan di kamp jihadis ISIS di Libya.

Pejabat Menteri Dalam Negeri Tunisia Rafik Chelli mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (20/3/2015), kedua pria tersebut direkrut ISIS di masjid-masjid di Tunisia dan pergi ke Libya untuk menjalani pelatihan pada September 2014 lalu.

Keduanya tewas dalam serangan penembakan di museum Bardo di ibukota Tunis pada Rabu, 18 Maret waktu setempat. Kedua pria Tunisia itu diidentifikasi sebagai Hatem al-Khashnawi dan Yassin al-Abidi.

Penembakan di museum Bardo itu, disebut-sebut sebagai serangan paling mematikan yang melibatkan warga asing di Tunisia sejak bom bunuh diri di Djerba pada tahun 2002.

Penembakan brutal di Museum Nasional Bardo di ibukota Tunis pada Rabu (18/3), berawal ketika dua pria bersenjata menyerbu ke dalam museum dan melepas tembakan ke arah pengunjung museum. Para pengunjung berlarian keluar, namun pelaku sempat menyandera beberapa orang yang masih ada di dalam museum.

Sekitar dua jam setelah serangan terjadi, tentara dan kepolisian setempat dengan senjata lengkap menyerbu museum tersebut. Baku tembak pun terjadi dan dua pelaku tewas ditembak tentara Tunisia. Para sandera lantas dibebaskan.

Perdana Menteri Tunisia Habib Essid mengingatkan, masih ada tiga tersangka lain yang buron. Otoritas Tunisia terus memburu ketiganya. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut peran ketiga tersangka yang masih diburu ini.



(ita/ita)


Berita Terkait