Serangan bom ini terjadi di kawasan Nahia di pinggiran Kairo pada Kamis (19/3) tak lama setelah subuh waktu setempat.
"Para penyerang melemparkan bom ke pos penjaga di pusat rekreasi pemuda," ujar seorang polisi Mesir seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/3/2015).
Penyidik kepolisian belum bisa memastikan apakah serangan bom ini merupakan tindak kriminal atau bagian dari kampanye pengeboman, yang dilakukan para militan sejak militer Mesir menggulingkan presiden terpilih Mohamed Morsi pada Juli 2013.
Korban tewas adalah petugas keamanan dan seorang pria yang duduk di dekatnya di pos jaga tersebut. Tidak disebutkan berapa jumlah pelaku pelemparan bom. Namun mereka berhasil kabur usai melancarkan aksi tersebut.
Sejak militer Mesir menggulingkan Morsi, para militan kerap meledakkan bom-bom kecil di ibukota Kairo dan kota-kota lainnya. Serangan bom itu bahkan terjadi nyaris setiap hari. Targetnya kebanyakan adalah polisi dan tentara.
Menurut para militan, serangan-serangan tersebut sebagai pembalasan atas operasi pemberantasan yang dilakukan pemerintah Mesir terhadap para pendukung Morsi. Ratusan orang telah tewas dan ribuan orang lainnya dipenjara dalam operasi tersebut.
(ita/ita)











































