Identitas kedua pelaku disampaikan Perdana Menteri (PM) Tunisia Habib Essid seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/3/2015). Kedua pelaku tewas dalam penyerbuan aparat polisi saat serangan di National Bardo Museum di Tunis terjadi pada Rabu, 18 Maret waktu setempat.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Tunisia menyatakan, kedua pelaku tersebut kemungkinan warga Tunisia. Namun tidak disebutkan lebih lanjut mengenai kedua pelaku penembakan sadis tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar dua jam setelah serangan terjadi, tentara dan kepolisian setempat dengan senjata lengkap menyerbu museum tersebut. Baku tembak pun terjadi dan dua pelaku tewas ditembak tentara Tunisia. Para sandera lantas dibebaskan.
Perdana Menteri Tunisia Habib Essid mengingatkan, masih ada tiga tersangka lain yang buron. Otoritas Tunisia terus memburu ketiganya. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut peran ketiga tersangka yang masih diburu ini.
(ita/ita)











































