AS Kecam Keras Penembakan di Museum Tunisia

AS Kecam Keras Penembakan di Museum Tunisia

- detikNews
Kamis, 19 Mar 2015 14:31 WIB
AS Kecam Keras Penembakan di Museum Tunisia
Foto: Reuters
Tunis - Pemerintah Amerika Serikat mengecam aksi penembakan di museum nasional Tunisia yang menewaskan 17 turis asing. AS pun bertekad akan terus mendukung rakyat Tunisia.

"Amerika Serikat mengecam sekeras-kerasnya serangan teroris mematikan di National Bardo Museum di Tunis," ujar Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam statemen seperti dilansir AFP, Kamis (19/3/2015).

Kerry menyatakan, Washington mendukung rakyat Tunisia di masa sulit ini dan terus mendukung upaya pemerintah Tunisia untuk memajukan Tunisia yang aman, makmur dan demokratis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerry pun menyampaikan simpati dan duka cita kepada para keluarga korban.

Korban penembakan brutal di Museum Nasional Bardo, di Tunis mencapai 22 orang, yang terdiri atas dua warga Tunisia dan 20 turis asing. Para turis asing tersebut berasal dari beberapa negara seperti, Prancis, Spanyol, Jepang, Australia, Italia dan Polandia.

Sedangkan sekitar 40 lainnya mengalami luka-luka akibat penembakan itu. Pelaku penembakan yang terdiri dari dua pria tewas ditembak polisi dalam insiden itu. Tidak disebutkan identitas kedua pelaku.

Presiden Prancis Francois Hollande memastikan dua warganya tewas dalam penembakan itu, dan sedikitnya 7 warga Prancis lainnya luka-luka. Kemudian Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga menyatakan, tiga warganya tewas dan tiga warga Jepang lainnya luka-luka dalam penembakan itu.

Secara terpisah, otoritas Spanyol dan Italia juga memastikan dua warga Spanyol dan tiga warga Italia tewas dalam penembakan tersebut. Detail korban tewas dari negara-negara lainnya belum bisa dipastikan.



(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads