Kantor berita Kuwait, KUNA seperti dilansir Reuters, Rabu (18/3/2015), mengutip pejabat lokal Irak Talib al-Hosuna yang menyebutkan, ledakan itu terjadi di sebuah garasi dekat jalanan utama perlintasan perbatasan Safwan, yang menghubungi Irak dengan Kuwait.
Menurut Al-Hosuna, setidaknya ada lima orang lainnya yang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas Irak telah meningkatkan pengamanan di pelabuhan, di mana tidak boleh ada kendaraan besar yang keluar atau masuk dari pelabuhan. Tidak diketahui pasti bagaimana truk trailer itu bisa berkeliaran di jalanan dekat perbatasan.
Seorang saksi mata bernama Abu Ziad menuturkan, dirinya sedang sarapan bersama sopir-sopir lainnya di rest area ketika seorang sopir truk datang, lalu melepaskan trailer dan meninggalkan rest area.
"Kami mendengar suara ledakan keras, kami pikir ada tanker yang meledak, dan kami melihat ternyata trailer yang meledak," tuturnya.
Belum ada pihak maupun kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini.
Mengingat ISIS masih merajalela di wilayah Irak, otoritas Kuwait berusaha meyakinkan warganya bahwa perbatasan dengan Irak masih aman. Awal pekan ini, pejabat keamanan Kementerian Dalam Negeri Kuwait mengajak wartawan setempat mengunjungi perbatasan untuk menunjukkan situasi terkini.
(nvc/ita)











































