Kelompok militan Taliban dan Lashkar-e-Islam berbasis di Khyber, satu dari tujuh distrik kesukuan otonomi yang berada di sepanjang perbatasan Pakistan barat. Wilayah tersebut telah menjadi tempat persembunyian militan menyusul invasi AS dan sekutu ke Afghanistan pada tahun 2001.
"Dalam serangan-serangan udara di Tirah, wilayah Khyber, 34 teroris tewas hari ini," demikian statemen militer Pakistan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (18/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, seorang pekerja vaksinasi polio hari ini ditembak mati di distrik kesukuan Bajaur. Ini menambah panjang deretan insiden serupa di negeri itu.
"Seorang pekerja polio tewas ditembak sementara seorang lagi mengalami luka-luka ketika mereka ditembak saat memberikan vaksin polio di kawasan Khamangra, wilayah Nawagai di distrik kesukuan Bajaur," ujar pejabat pemerintahan setempat, Fayaz-ul-Haq Sherpao.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun para militan Taliban telah sejak lama mengklaim vaksinasi polio sebagai bentuk spionase atau konspirasi untuk mensterilisasi muslim.
Taliban meningkatkan serangan mereka terhadap tim vaksinasi polio setelah CIA merekrut seorang dokter, yang melakukan upaya imunisasi palsu untuk melacak keberadaan pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden.
(ita/ita)











































