Juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Dawlat Waziri menyebut militan yang tewas dalam operasi militer itu, diyakini berasal dari militan ISIS atau yang biasa disebut sebagai kelompok militan Daesh di Afghanistan.
Waziri menambahkan, militan-militan itu tewas dalam operasi militer yang digelar di Provinsi Helmand pada Minggu (15/3) waktu setempat. Demikian seperti dilansir Reuters, Senin (16/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut otoritas setempat, Rauf yang juga mantan tahanan Guantanamo ini, membelot dari Taliban dan menyebut dirinya sebagai pemimpin ISIS di Helmand.
Laporan yang menyebut militan Taliban bergabung dengan ISIS terus beredar dalam beberapa bulan terakhir. Laporan ini memicu kekhawatiran di Afghanistan, meskipun tidak ada banyak bukti yang menunjukkan demikian.
Publik Afghanistan khawatir jika berkembangnya ISIS di wilayah mereka bisa memicu ketegangan sektarian. Militer Afghanistan menggelar operasi militer di Helmand sejak Februari lalu, untuk memberantas militan Taliban.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan dalam pernyataannya menyebut, ada 58 anggota Taliban tewas dalam operasi militer itu.
(nvc/ita)










































