Para militan Boko Haram lebih dulu menyampaikan kepada warga Bama, sekitar 70 kilometer sebelah tenggara Maiduguri, untuk pergi sebelum membakar rumah-rumah di kota tersebut.
Ratusan warga setempat kabur menuju Maiduguri, ibukota negara bagian Borno, yang merupakan basis Boko Haram.
"Mereka datang ke kota sekitar pukul 12 siang dan mengingatkan bahwa siapapun yang ingin pergi agar meninggalkan kota tersebut dan tak lama kemudian, mereka mulai membakar rumah-rumah," tutur seorang warga setempat, Umar Kaka seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (16/3/2015).
"Tidak semua warga bisa pergi karena beberapa sedang sakit parah atau terlalu tua untuk pergi dan kami khawatir mereka terbakar di rumah-rumah," imbuh Kaka.
Aksi pembakaran ini terjadi seiring pasukan Nigeria bergerak mendekati Bama untuk merebut kembali kota tersebut dari tangan Boko Haram.
"Kami tahu tentara-tentara akan datang. Mereka mendekati dari dua arah dan mendapat perlawanan di Boboshe dan Yale namun berhasil dalam mengalahkan para militan Boko Haram," ujar warga Bama, Ibrahim Kyari.
Bama merupakan kota bersejarah dan strategis di negara bagian Borno. Kota ini telah berada di bawah kendali Boko Haram sejak September 2014 lalu.
(ita/ita)











































