Diberitakan BBC News, Sabtu (14/3/2015), delapan warga meninggal dunia akibat terjangan Topan Pam. Rumah- rumah juga dikabarkan hancur diterjang angin.
"Orang-orang pada berada di jalan, mereka meminta bantuan karena rumahnya diterjang angin," ujar Tom Skirrow dari LSM Save The Children.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lokasi di sini masih cukup berbahaya, kecepatan angin masih tinggi," ujarnya.
Juru bicara Unicef, Alice Clements, mengatakan terjangan angin di Port Vila terbilang cukup lama sekitar 20 menitan. "Saya melihat pintu-pintu berterbangan," ucapnya.
(rvk/ear)










































