Pada Jumat, 13 Maret siang waktu setempat, seorang pria menarik paksa anak berumur 2 tahun dari tangan ibunya saat berada di jalanan. Pria itu langsung kabur menaiki mobil yang dikendarai seorang wanita dan disertai seorang pria Prancis lainnya.
"Kami mendengar suara menjerit 'anak saya, anak saya' dan kami melihat seorang pria dan seorang wanita yang membawa kabur anak itu dengan mobil yang melaju kencang," ujar saksi mata kepada stasiun televisi Serbia, RTS dan dilansir AFP, Sabtu (14/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Serbia Nebojsa Stefanovic. Sang bocah ditemukan dalam keadaan baik-baik saja dan telah diserahkan kepada orangtuanya.
"Penculik memiliki paspor Prancis jadi kami segera menghubungi kepolisian Prancis dan mengetahui bahwa paspor tersebut valid dan orang-orang itu dikenal oleh kepolisian di sana karena mereka sebelumnya telah melakukan sejumlah kejahatan," tutur Stefanovic.
Belum diketahui motif penculikan ini. Juga belum jelas apakah mereka sengaja menargetkan anak tersebut.
Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Serbia dalam statemennya menyatakan, ketiganya diduga sebagai penyelundup manusia. Jika mereka diadili di Serbia dan terbukti bersalah, mereka terancam hukuman penjara maksimum 15 tahun.
(ita/ita)











































