Boko Haram menguasai kota di negara bagian Yobe tersebut pada Agustus 2014 lalu, seiring berhasilnya kelompok tersebut menguasai sejumlah wilayah di Nigeria timur laut.
Namun kini, militer Nigeria telah berhasil merebut kembali kota tersebut dari Boko Haram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejumlah besar IED, termasuk yang sering digunakan para pengebom bunuh diri ditemukan dari tempat tersebut," tutur Olukolade seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (14/3/2015).
"Pabrik, yang berlokasi di dalam perusahaan pupuk tersebut, juga mengubah beberapa material di dalamnya untuk produksi semua jenis IED," imbuhnya.
"Pasukan kini masih mengevakuasi material tersebut yang mencakup sejumlah besar rompi pengebom bunuh diri dari fasilitas itu ke pangkalan mereka," tandasnya.
Olukolade mengatakan, temuan pabrik perakitan bom ini diharapkan akan mengurangi kemampuan Boko Haram dalam memproduksi bahan peledak, yang sering mereka gunakan di wilayah tersebut.
Belakangan ini, kelompok Boko Haram kian sering menggunakan serangan bunuh diri dalam kampanye mereka untuk mendirikan negara Islam garis keras di wilayah Nigeria timur laut. Para wanita dan anak-anak perempuan yang mengenakan rompi bom bunuh diri telah dikirimkan ke pasar-pasar ramai dan stasiun bus, hingga menimbulkan banyak korban jiwa.
(ita/ita)











































