Seperti dilansir Reuters, Kamis (12/3/2015), satu polisi berusia 41 tahun dari St Louis County Police terkena tembakan di bagian bahunya. Sedangkan satu lagi polisi berusia 32 tahun dari Webster Groves Police Department, terkena tembakan di bagian wajahnya.
Insiden ini terjadi pada Kamis (12/3) dini hari waktu setempat, ketika para demonstran mulai membubarkan diri. Unjuk rasa dilakukan para demonstran selang beberapa jam setelah Kepala Kepolisian Ferguson Thomas Jackson mengundurkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisi-polisi ini berdiri di sana dan mereka tertembak, hanya karena mereka polisi," sebut Belmar.
Unjuk rasa awalnya berjalan damai di depan gedung kepolisian Ferguson, sejak Rabu (11/3) malam. Ketika demonstran mulai pindah ke tengah jalan, puluhan polisi antihuru-hara dikerahkan ke lokasi. Sedikitnya ada dua orang yang diamankan oleh polisi saat itu.
Demonstran berhamburan ke segala arah ketika mendengar suara tembakan. Belmar menyebut, pelaku penembakan ada di antara demonstran yang berdiri berhadapan dengan para polisi.
Namun aktivis ternama, Deary McKesson yang ada di lokasi kejadian menyebut, tembakan tidak berasal dari kerumunan demonstran. "Penembaknya tidak berada bersama para demonstran. Penembaknya berasal dari atas bukit," ucapnya.
"Saya ada di situ. Saya melihat polisi itu jatuh. Tembakan berasal dari sedikitnya 500 kaki (152 meter) dari polisi itu," tandasnya.
(nvc/ita)










































