Mantan Tentara Inggris Tewas Saat Bertempur Melawan ISIS di Suriah

Mantan Tentara Inggris Tewas Saat Bertempur Melawan ISIS di Suriah

- detikNews
Kamis, 05 Mar 2015 17:16 WIB
Mantan Tentara Inggris Tewas Saat Bertempur Melawan ISIS di Suriah
Ilustrasi (AFP)
Damaskus - Mantan tentara Inggris dilaporkan tewas dalam pertempuran melawan ISIS di Suriah. Personel Marinir Kerajaan Inggris ini diyakini sebagai warga negara Inggris pertama yang tewas saat bertempur melawan ISIS.

Erik Scurfield (25) yang sudah tidak aktif sebagai tentara Inggris, memutuskan pergi ke Suriah atas inisiatif sendiri sebagai warga negara. Scurfield tiba di Suriah pada 7 Desember 2014 lalu dan bergabung dengan milisi Kurdi setempat, yang berjuang melawan ISIS.

Menurut sumber dari kelompok pejuang Kurdi, Kurdish People's Protection Units (YPG) seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (5/3/2015), Scurfield tewas dalam pertempuran melawan ISIS di kota Tal Brak pada Senin (2/3). Di kalangan pejuang Kurdi di Suriah, Scurfield dikenal dengan nama panggilan Kemal.

"Kami tengah berusaha menghubungi keluarganya untuk mencari tahu apa yang mereka inginkan terhadap jasadnya," ucap sumber tersebut kepada AFP via telepon.

Mengetahui kabar kematian Scurfield ini, pihak keluarga yang tinggal di Barnsley, Inggris sangat berduka. "Kami merasa hancur saat mengetahui kabar kematian putra kami, Konstandinos Erik Scurfield di Suriah, di mana dia pergi untuk mendukung tentara yang melawan ISIS," demikian pernyataan keluarga Scurfield.

"Semangatnya mungkin telah padam, tapi padam dengan cinta, keberanian, ketegasan dan kehormatan, dan kami sangat bangga padanya," imbuh pernyataan tersebut.

Anggota parlemen Inggris Dan Jarvis menuturkan, keluarga Scurfield sempat mendatanginya beberapa minggu lalu untuk mengungkapkan kekhawatiran mereka atas anak mereka di Suriah.

"Erik merupakan seorang mantan anggota Royal Marine yang berpengalaman, yang merasa ngeri dengan kekejaman ISIS. Sepengetahuan keluarga, dia pergi ke Suriah untuk memberikan bantuan medis dan kemanusiaan sebagai ahli medis di medan perang," sebut Jarvis.

Pasukan Kurdi dengan dibantu serangan udara Amerika Serikat dan kelompok pemberontak Suriah lainnya, berhasil memukul mundur ISIS dari beberapa wilayah yang dikuasainya. Sebelum Scurfield, seorang warga negara Australia dilaporkan tewas dalam pertempuran di wilayah yang sama, pekan lalu.


(nvc/ita)


Berita Terkait