Insiden ini menandai lemahnya gencatan senjata selama dua pekan, yang disetujui antara pemerintah Kiev dan para pemimpin pemberontak di Ukraina timur.
Sumber militer Ukraina seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (3/3/2015) menolak menjelaskan lebih rinci mengenai pertempuran tersebut. Sebelumnya, seorang juru bicara militer Ukraina mengatakan, separatis telah menggempur posisi-posisi militer Ukraina sebanyak 22 kali dalam satu hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ribuan nyawa telah melayang selama konflik di Ukraina. Menurut PBB, lebih dari 6 ribu orang telah tewas sejak kekerasan di Ukraina terjadi pada April 2014 lalu.
Dalam laporannya mengenai situasi di Ukraina timur, PBB memberikan gambaran buruk mengenai hancurnya kehidupan warga sipil di infrastruktur di wilayah konflik itu. PBB juga mengingatkan adanya "eskalasi serius" konflik ini sejak awal tahun 2015 ini.
"Lebih dari 6.000 jiwa telah melayang dalam waktu kurang dari setahun dikarenakan pertempuran di Ukraina timur," ujar Komisioner Tinggi HAM PBB Zeid Ra'ad Al Hussein dalam statemennya.
(ita/ita)











































