Duh! Polisi Los Angeles Kedapatan Menembak Mati Pria Gelandangan

Duh! Polisi Los Angeles Kedapatan Menembak Mati Pria Gelandangan

- detikNews
Selasa, 03 Mar 2015 12:26 WIB
Duh! Polisi Los Angeles Kedapatan Menembak Mati Pria Gelandangan
(Facebook/The Guardian)
Los Angeles - Beredar video yang menunjukkan personel kepolisian Los Angeles, Amerika Serikat menembak mati seorang pria gelandangan. Polisi menuai protes publik karena menembak gelandangan yang sama sekali tidak membawa senjata.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (3/3/2015), pria gelandangan yang ditembak itu memiliki nama panggilan Africa, dan sudah berminggu-minggu tinggal di tenda yang didirikan di luar gedung Union Rescue Mission, atau di area Skid Row yang memang dihuni para gelandangan setempat.

Video penembakan ini beredar luas di internet sejak Senin (2/3) waktu setempat dan menuai beragam komentar dari publik. Beberapa aktivis HAM setempat meminta Komisi Kepolisian setempat untuk menyelidiki penggunaan senjata oleh polisi di kawasan Skid Row.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam penjelasannya, Kepala Kepolisian Los Angeles Charlie Beck menyebut kepolisian menindaklanjuti laporan perampokan yang terjadi di luar gedung Union Rescue Mission. Polisi yang dikerahkan ke lokasi, menurut Beck, bertindak sesuai prosedur dan tanpa kekerasan saat mengamankan gelandangan yang dicurigai sebagai pelaku.

"Hingga akhirnya diperlukan tindakan tegas," sebutnya dalam konferensi pers.

Beck menjelaskan, pria gelandangan itu melakukan perlawanan dan bergulat dengan polisi saat hendak diamankan. Ketika polisi berusaha melumpuhkannya dengan senjata kejut listrik, dia tetap melawan.

Setelah jatuh ke trotoar, pria itu berusaha merebut senjata salah satu polisi sehingga polisi terpaksa menembaknya. Beck mengakui bahwa gelandangan itu tidak membawa senjata.

Saksi mata yang melihat langsung insiden ini menyebutkan, si pria gelandangan sempat mengayunkan tangannya secara brutal ke arah polisi, sebelum akhirnya dia dilumpuhkan ke aspal. Menurut saksi mata, ada empat polisi yang berusaha keras mengamankan gelandangan tersebut.

Seseorang di dalam video tersebut terdengar berulang kali berteriak: "Jatuhkan senjata!" Kemudian terdengar beberapa kali suara tembakan, yang diikuti dengan suara beberapa orang di sekitar lokasi yang berteriak: "Mereka baru saja menembak pria itu".

Banyak pertanyaan muncul setelah media setempat Los Angeles Times melaporkan bahwa gelandangan ini memiliki gangguan mental dan pernah menjalani perawatan di fasilitas kejiwaan. Gelandangan ini diyakini seorang imigran asal Afrika yang berulang kali diminta pulang oleh keluarganya, tapi menolak.

Namun Beck menolak untuk mengomentari soal kondisi kejiwaan gelandangan ini. Dia hanya menyebut kematian gelandangan ini sebagai tragedi yang menyoroti isu gangguan mental dan gelandangan yang sering merepotkan polisi.


(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini