KJRI Sydney, Australia ternyata sudah tiga kali mengalami teror. Teror itu berkaitan dengan duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, yang menunggu eksekusi mati. Selain itu, KJRI Sydney juga menerima belasan surat per pekan, ada juga yang bernada ancaman.
"KJRI Sydney sudah mengalami 3 kali teror, baru kali ini yang agak 'hot. Selain itu, selama ini KJRI Sydney menerima surat, setiap pekan 7-10 surat," jelas Konsul Pensosbud KJRI Sydney Nicolas Manoppo saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (3/3/2015).
Surat-surat itu mayoritas bernada protes, juga permohonan agar eksekusi kedua terpidana mati ditangguhkan. "Hanya ada satu surat yang bernada ancaman," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia melumurkan cat di lantai gerbang depan, ada sebagian cat di pagar. Kemudian ada beberapa balon kecil dilemparkan ke dalam, isinya cat juga," jelasnya.
Menurut Nicolas, pelaku kemungkinan membawa sekitar 5-6 balon warna-warni dan melemparkannya ke dalam. Namun, balon berisi cat yang dilemparkan ke dalam itu tidak pecah.
Insiden itu terjadi pada pukul 22.30 waktu setempat dan baru diketahui pada pukul 05.30 waktu setempat. Ini merupakan teror ketiga yang ditujukan pada KJRI Sydney setelah sebelumnya pada Februari ada 2 kali insiden teror.
(nwk/ita)











































