Presiden Ukraina Petro Poroshenko menyebut Nemtsov sebagai "jembatan" antara Rusia dan Ukraina di masa-masa sulit ini.
"Saya ingat senyumnya dan ide-ide berani dia. Dia satu dari segelintir orang yang bisa Anda panggil teman," tulis Poroshenko dalam postingan di akun Facebook-nya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (28/2/2015).
"Dia jembatan antara Ukraina dan Rusia. Tembakan para pembunuh telah menghancurkan jembatan itu," cetusnya.
Menteri Luar Negeri Ukraina Pavlo Klimkin juga melontarkan keterkejutan atas pembunuhan tersebut dan memuji pengkritik vokal Putin itu sebagai teman Ukraina paling hebat di Rusia.
Aparat kepolisian Rusia saat ini masih memburu para pelaku penembakan Nemtsov. Presiden Putin telah memerintahkan penyelidikan di bawah kendali kepresidenan atas insiden itu. Menurut Putin, insiden itu bisa saja merupakan aksi pembunuh bayaran dan provokasi menjelang aksi protes besar-besaran oleh oposisi yang akan digelar Minggu, 1 Maret besok.
(ita/ita)











































