Jasad korban yang bernama Ryota Uemura ditemukan dalam kondisi telanjang di semak belukar dekat sungai setempat pada Jumat (20/2). Bagian leher Uemura digorok dan sebuah pisau berlumuran darah ditemukan di dekat lokasi temuan jasadnya. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (27/2/2015).
Media setempat, Shukan Shincho melaporkan, luka-luka yang ditemukan pada jasad Uemura menunjukkan bahwa siapapun pembunuhnya, dia berupaya melakukan pemenggalan terhadap Uemura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian Kanagawa menangkap pemuda berusia 18 tahun tersebut pada Jumat (27/2) atau selang seminggu setelah temuan jasad korban. Identitas pelaku tidak dirilis ke publik karena dia masih tergolong di bawah umur.
Media Jepang lainnya, NHK menyatakan, pemuda ini dijerat dakwaan pembunuhan. Meski enggan berkomentar, dilaporkan kepolisian setempat juga mengeluarkan perintah penangkapan terhadap dua pemuda lainnya terkait pembunuhan yang terjadi di wilayah Kawasaki ini.
Korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah ini, diduga mengenal pelaku pembunuhannya. Bahkan disebutkan bahwa korban sering menjadi korban penyerangan para pelaku sebelumnya.
Tindak kriminal tergolong jarang terjadi di Jepang. Kasus semacam ini menjadi pemberitaan besar-besaran di media setempat dan marak dibahas warga.
(nvc/ita)











































