Sedikitnya tiga ledakan bom mobil terjadi di kota Qubbah, pada Jumat (20/2) waktu setempat, sesaat sebelum waktu salat Jumat. Otoritas setempat menyebut serangan tersebut ditargetkan terhadap sebuah pompa bensin setempat, markas kepolisian dan kantor dewan kota Qubbah.
Otoritas keamanan setempat menyebut, sedikitnya 42 orang tewas dalam insiden tersebut. Terdapat lima pekerja asal Mesir dalam daftar korban tewas. Sedangkan sekitar 70 orang lainnya mengalami luka-luka.
"Mereka menewaskan dan melukai puluhan orang sebagai balasan dari pertumpahan darah di Derna," demikian pernyataan yang dirilis oleh militan yang menamai diri sebagai Islamic State Cyrenaica Province, seperti dilansir Reuters, Sabtu (21/2/2015).
Jet-jet tempur Mesir membombardir target ISIS di Derna, Libya, pada Senin (16/2). Serangan ini setelah militan keji tersebut merilis video pemenggalan 21 warga Mesir penganut Kristen Koptik di wilayah pantai Libya.
Libya saat ini tengah dalam kekacauan akibat perebutan legitimasi dan wilayah antara dua pemerintahan dan parlemen.
Dalam keterangannya, ketua parlemen Libya, Aguila Saleh mengumumkan masa berkabung untuk menghormati korban tewas dalam insiden ini.
"Kami mengumumkan tujuh hari berkabung untuk para korban di Qubbah," tutur Saleh.
(nvc/gah)











































