Juru bicara militer Ukraina mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (13/2/2015), 34 tentara Ukraina lainnya terluka dalam baku tembak di wilayah konflik Ukraina timur itu.
"Di Donbass (Ukraina timur), malam ini bukan malam yang tenang. Musuh menggempur posisi-posisi pasukan operasi antiteroris dengan intensitas yang sama seperti sebelumnya," demikian statemen militer Ukraina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menyusul aksi militer dan gempuran... Ukraina kehilangan delapan personel militer dan 34 lainnya luka-luka," ujar juru bicara militer Ukraina Vladyslav Seleznyov.
Baku tembak ini terus terjadi meski telah berlangsungnya perundingan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina -- serta Jerman dan Prancis sebagai penengah -- di Minsk, Belarus. Berdasarkan perundingan itu, gencatan senjata disepakati akan dilaksanakan di Ukraina timur pada Sabtu (14/02) tengah malam.
Sejak konflik di Ukraina timur berlangsung pada April 2014 lalu, sedikitnya 5.486 orang telah tewas. Ditambah lagi, sebanyak 978.482 orang mengungsi di dalam wilayah Ukraina, termasuk 119.832 anak-anak.
(ita/ita)











































