Komentar anti-Semit tersebut dilontarkan Alexander Zakharchenko, pemimpin kelompok yang menamakan dirinya Republik Rakyat Donetsk, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/2/2015).
Dicetuskan Zakharchenko, para pemimpin Kiev yang pro-Barat adalah "perwakilan menyedihkan dari rakyat Yahudi yang hebat".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, para leluhur nasionalis Ukraina pasti akan kaget di dalam kubur mereka jika melihat pemimpin Ukraina saat ini.
Sentimen anti-Semit tetap meluas di Ukraina, yang para pemimpinnya kerap dijuluki sebagai Yahudi oleh pihak-pihak yang ingin mendiskreditkan mereka.
Sebelumnya pada Senin, 2 Februari, para pemimpin separatis mengumumkan adanya pengerahan massa secara besar-besaran. Ditargetkan sekitar 100 ribu orang akan bergabung dengan pemberontak untuk memerangi pasukan Ukraina.
Pertempuran antara pasukan Ukraina dan pemberontak-Rusia di wilayah Ukraina timur telah terjadi sejak April 2014 lalu. Sejauh ini sekitar 5.100 orang telah tewas dalam konflik tersebut. Baku tembak antara kedua pihak telah meningkat beberapa pekan terakhir menyusul gagalnya kesepakatan gencatan senjata.
(ita/ita)











































